Pada tanggal 17 September 2024, SMPN 1 Mojo Kediri mengadakan upacara peringatan Hari Jadi Palang Merah Indonesia (PMI) ke-79. Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap Palang Merah Indonesia yang telah berkontribusi besar dalam bidang kemanusiaan, baik dalam keadaan darurat maupun dalam kegiatan sosial lainnya. Upacara yang dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan anggota PMR (Palang Merah Remaja) di sekolah ini berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat.

Hari Jadi PMI ke-79 merupakan momen penting untuk mengenang dan menghargai segala jasa dan kontribusi Palang Merah Indonesia dalam menanggulangi bencana, memberikan pertolongan pertama, dan menjalankan berbagai program kemanusiaan lainnya. Sebagai organisasi kemanusiaan yang sudah berdiri sejak tahun 1945, PMI telah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat Indonesia dalam berbagai aspek, baik dalam penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, maupun pengadaan darah.

Peringatan Hari Jadi PMI ini bertujuan untuk mengingatkan kita akan pentingnya nilai kemanusiaan, solidaritas, dan gotong royong dalam membantu sesama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai peran PMI dan pentingnya kegiatan sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Upacara peringatan Hari Jadi PMI ke-79 di SMPN 1 Mojo dimulai pada pukul 07.00 WIB, dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta anggota PMR. Upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan diselenggarakan di lapangan sekolah. Upacara dipimpin oleh Pembina Ekstrakulikuler PMR SMPN 1 Mojo, Bapak Andika, yang juga memberikan sambutan penuh makna.

Dalam sambutannya, Beliau mengungkapkan betapa pentingnya peran PMI dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam memberikan pertolongan pertama dan membantu korban bencana. “PMI telah memberikan banyak kontribusi bagi masyarakat, baik dalam hal kesehatan maupun dalam berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya. Melalui peringatan ini, kita semua diingatkan untuk tidak hanya menghargai jasa mereka, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Sekolah juga mengapresiasi seluruh anggota PMR di SMPN 1 Mojo yang telah aktif berperan serta dalam kegiatan sosial, termasuk kegiatan yang terkait dengan kemanusiaan, seperti donor darah dan pelatihan pertolongan pertama.

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan drama yang dibawakan oleh para siswa yang tergabung dalam organisasi PMR. Drama ini bertujuan untuk mengedukasi siswa lainnya mengenai sejarah berdirinya PMI dan kontribusinya dalam bidang kemanusiaan.

Dalam drama tersebut, para siswa memerankan tokoh-tokoh penting dalam sejarah PMI, termasuk para pendiri PMI dan beberapa peristiwa penting yang membentuk organisasi ini. Drama ini juga menggambarkan bagaimana PMI memberikan bantuan di berbagai situasi darurat, seperti bencana alam dan peperangan. Selain itu, drama ini juga mengangkat pentingnya nilai-nilai kemanusiaan, seperti tolong-menolong dan rasa peduli terhadap sesama.
Pertunjukan ini mendapat perhatian dan apresiasi yang tinggi dari seluruh peserta upacara, karena berhasil menggabungkan unsur edukasi dengan seni peran. Melalui drama ini, para siswa tidak hanya dapat memahami sejarah PMI, tetapi juga merasakan semangat kemanusiaan yang menjadi landasan bagi organisasi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *